Green SM Resmi Beroperasi di Palembang, Perkuat Ekosistem Mobilitas Hijau di Sumatra

Palembang, 12 September 2026 – Green SM resmi menghadirkan layanan taksi listrik di Palembang, menjadikannya kota kedua di Pulau Sumatra setelah Bandar Lampung yang menikmati layanan mobilitas berbasis kendaraan listrik dari Green SM. Kehadiran ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap transportasi yang modern, nyaman, dan bebas emisi di berbagai kota di Indonesia.

Dalam rangka menandai peluncuran resminya di Palembang, Green SM juga menghadirkan kampanye “Hijaukan Langkahmu, Segarkan Kotamu”, sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) dengan tema “Perlindungan Ekosistem & Udara”.

Kampanye ini mengajak masyarakat untuk memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menunjukkan bahwa setiap perjalanan hijau dalam keseharian dapat berkontribusi pada kualitas udara yang lebih baik dan lingkungan perkotaan yang lebih sehat.

Green SM Resmi Beroperasi di Palembang, Perkuat Ekosistem Mobilitas Hijau di Sumatra

Didukung armada kendaraan listrik 100%, Green SM menghadirkan pengalaman perjalanan berstandar bintang lima melalui pengemudi profesional, tarif yang transparan, serta kualitas layanan yang konsisten. Dengan memadukan teknologi, layanan berkualitas, dan solusi mobilitas berkelanjutan, Green SM berkomitmen menghadirkan standar baru bagi transportasi perkotaan di Indonesia.

Kehadiran Green SM di Palembang melanjutkan ekspansi perusahaan yang sebelumnya telah hadir di Jakarta, Makassar, Surabaya, Bali, dan Bandar Lampung. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang Green SM dalam menghadirkan solusi mobilitas yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi semakin banyak masyarakat Indonesia.

Sebagai salah satu pusat perdagangan dan jasa terbesar di Sumatra dengan jumlah penduduk lebih dari 1,8 juta jiwa, Palembang terus menunjukkan pertumbuhan yang dinamis seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat. Komitmen kota dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan penerapan konsep smart city turut menciptakan fondasi yang kuat bagi pengembangan solusi transportasi yang modern, ramah lingkungan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pham Nhat Minh Hoang, CEO Global Green SM, mengatakan: “Kami senang dapat kembali memperluas jangkauan mobilitas hijau sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaatnya. Kami percaya bahwa melalui kualitas layanan yang konsisten, pengemudi yang profesional, serta berbagai keunggulan mobilitas berbasis kendaraan listrik, Green SM dapat menjadi pilihan transportasi yang dipercaya masyarakat Palembang dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus berkontribusi dalam melindungi ekosistem dan menciptakan udara yang lebih bersih di Indonesia.”

Untuk merayakan kehadirannya di Palembang, Green SM menghadirkan berbagai promo spesial bagi masyarakat. Pengguna dapat menikmati diskon 100% hingga Rp50.000 pada 12–16 September 2026, dilanjutkan dengan diskon 50% hingga Rp50.000 pada 17–25 September 2026, serta diskon 35% hingga Rp50.000 pada 26 September – 2 Oktober 2026. Ke depannya, Green SM juga akan terus menghadirkan berbagai program dan penawaran menarik untuk memberikan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan terjangkau, sekaligus mendorong lebih banyak masyarakat Palembang beralih ke mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

Selain menghadirkan layanan transportasi berbasis kendaraan listrik, Green SM juga berkomitmen membangun ekosistem mobilitas hijau yang berkelanjutan melalui penciptaan peluang ekonomi, pengembangan talenta lokal, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Seiring perluasan jangkauannya di berbagai kota di Indonesia, Green SM berharap dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus mendukung percepatan transisi menuju sistem transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan.

Seiring dengan ekspansi globalnya, Green SM telah melayani sekitar 850 juta perjalanan dengan total jarak tempuh hampir 6 miliar kilometer, sekaligus sekaligus membantu mengurangi lebih dari 800.000 ton emisi CO₂ atau setara dengan kapasitas penyerapan karbon sekitar 36 juta pohon.