Green SM Tandatangani Perjanjian Pinjaman Investasi Senilai Rp600 Miliar Dengan BCA

Jakarta, 3 April 2026 – Green SM Indonesia dan Bank Central Asia (BCA) hari ini mengumumkan penandatanganan perjanjian pinjaman investasi dengan jangka waktu lima tahun senilai total Rp600 miliar, yang menandai terjalinnya kemitraan finansial jangka panjang antara kedua pihak.

Perjanjian ini menjadi tahap lanjutan dari kerja sama antara Green SM Indonesia dan BCA, sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan bisnis yang berkelanjutan dan tata kelola yang kuat di sektor mobilitas perkotaan di Indonesia.

Fasilitas pinjaman investasi ini ditujukan untuk mendukung kesiapan operasional serta keberlanjutan layanan Green SM Indonesia. Fasilitas tersebut menyediakan struktur pendanaan yang stabil guna mendukung pendekatan pertumbuhan perusahaan yang terukur serta memastikan konsistensi layanan di berbagai kota tempat Green SM beroperasi.

Green SM Ký Kết Hợp Đồng Vay Đầu Tư 600 Tỷ IDR Với Ngân Hàng BCA
Bapak Denny Haryanto, Senior Vice President Corporate Banking BCA (kiri), bersama Bapak Deny Tjia, Managing Director Green SM Indonesia, dalam acara penandatanganan kerja sama antara kedua belah pihak.

Penandatanganan ini melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sejak peluncuran Green SM di Jakarta pada Desember 2024. Sejak saat itu, BCA dan Green SM Indonesia berkolaborasi dalam berbagai program yang berfokus pada pelanggan untuk meningkatkan aksesibilitas layanan sekaligus mendorong kesadaran akan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Kerja sama pembiayaan ini mencerminkan semakin erat dan matangnya kemitraan kedua pihak, serta dukungan BCA terhadap model operasional dan tata kelola Green SM Indonesia.

Kerja sama ini juga mencerminkan peran BCA yang lebih luas dalam mendukung berbagai sektor usaha yang beradaptasi dengan perkembangan kebutuhan perkotaan, termasuk pergeseran menuju solusi mobilitas yang lebih efisien dan berorientasi ke masa depan.

Mewakili BCA, SVP Corporate Banking BCA, Denny Haryanto mengatakan: “Perjanjian ini mencerminkan pendekatan kami dalam mendukung bisnis yang memiliki visi jangka panjang. Transportasi berkelanjutan semakin penting bagi pembangunan perkotaan di Indonesia. Melalui kerja sama ini, kami mendukung inisiatif yang sejalan dengan ketahanan ekonomi jangka panjang serta tanggung jawab terhadap lingkungan.”

Sementara itu, Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menyampaikan bahwa perjanjian ini mencerminkan kepercayaan yang dibangun melalui kerja sama yang konsisten dan kesamaan nilai. “Perjanjian pinjaman investasi ini merupakan bentuk pengakuan terhadap model operasional yang disiplin serta orientasi pengembangan jangka panjang yang terus dijalankan Green SM Indonesia sejak tahap awal. Fasilitas ini semakin memperkuat fondasi keuangan perusahaan untuk mendukung layanan yang stabil dan konsisten di berbagai kota tempat kami beroperasi.

Sejak mulai beroperasi, Green SM Indonesia telah hadir di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Makassar, Bekasi, Surabaya, dan Bali. Wilayah ini menghadapi kebutuhan mobilitas perkotaan yang semakin kompleks, seiring dengan meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap solusi transportasi yang lebih bersih dan bertanggung jawab. Di pasar Indonesia, Green SM menyediakan layanan taksi sepenuhnya listrik yang mendukung mobilitas harian di perkotaan sekaligus membantu mengurangi emisi dan kebisingan. Pendekatan operasional perusahaan menekankan pada keandalan layanan, standar profesional bagi pengemudi, serta skalabilitas yang selaras dengan perencanaan transportasi di tingkat kota.

Ông Denny Haryanto, Phó Chủ tịch Cấp cao Khối Khách hàng Doanh nghiệp BCA (bên trái) và Ông Deny Tjia, Giám đốc Điều hành Green SM Indonesia tại buổi lễ ký kết giữa hai bên
Fasilitas pinjaman investasi senilai Rp600 miliar dari BCA akan membantu memperkuat fondasi keuangan jangka panjang Green SM serta memperluas layanan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Melalui perjanjian ini, Green SM Indonesia dan BCA menegaskan kembali pandangan bersama bahwa transisi menuju mobilitas perkotaan berkelanjutan tidak hanya memerlukan teknologi kendaraan listrik, tetapi juga struktur pendanaan yang kuat, tata kelola yang bertanggung jawab, serta komitmen jangka panjang. Perjanjian pinjaman investasi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung transformasi tersebut di tengah lanskap mobilitas Indonesia yang terus berkembang.

***

Tentang GSM & Green SM

GSM (Green Smart Mobility) merupakan perusahaan pertama di dunia yang mengoperasikan layanan ride-hailing berbasis kendaraan listrik sepenuhnya di berbagai platform. Sebagai pelopor transportasi berkelanjutan, GSM membangun fondasi bagi model mobilitas yang lebih bersih, cerdas, dan bertanggung jawab, yang sepenuhnya didukung oleh kendaraan listrik VinFast. GSM berkomitmen mengembangkan ekosistem mobilitas masa depan sekaligus menginspirasi gaya hidup yang lebih hijau di berbagai negara yang semakin mengadopsi prinsip keberlanjutan.

Green SM merupakan merek global resmi dari GSM yang mewakili visi dan nilai perusahaan di setiap pasar tempatnya beroperasi. Di Asia Tenggara, Green SM hadir di Indonesia; menggunakan nama Xanh SM di Vietnam dan Laos; serta Green GSM di Filipina. Di seluruh pasar tersebut, merek ini menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dengan mobil listrik VinFast, pengemudi profesional, serta budaya layanan yang berfokus pada keselamatan dan kepedulian terhadap pelanggan.

Green SM merepresentasikan langkah menuju masa depan di mana teknologi, lingkungan, dan manusia berkembang bersama secara harmonis. Merek ini tidak hanya berkomitmen menyediakan transportasi bebas emisi, tetapi juga mendorong terbentuknya masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keberlanjutan lingkungan di setiap pasar tempatnya hadir.